Bogor, Haluanbaru.Net – Kondisi fasilitas penunjang di SDN 04 Gunung Putri, Kabupaten Bogor, memprihatinkan. Ratusan siswa di sekolah dasar tersebut harus berbagi toilet yang minim dan belum terpisah dengan baik antara murid laki-laki dan perempuan.
Keluhan ini disampaikan langsung oleh Kepala Sekolah SDN 04 Gunung Putri, Pris Juharlina, kepada Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi PDI Perjuangan, Doni Maradona Hutabarat, saat berkunjung ke sekolah tersebut pada Jumat (16/10/2026).
”Fokus kami adalah kenyamanan murid. Namun kenyataannya, siswa-siswi belum mendapatkan fasilitas WC yang layak dan memadai. Kondisi fasilitas untuk guru dan ruang UKS juga rusak, serta kami sangat membutuhkan bangunan laboratorium komputer untuk menunjang pembelajaran,” kata Pris.
Pris menceritakan bahwa pihak sekolah sebenarnya sudah menempuh jalur prosedur resmi dengan memasukkan data kerusakan dan kebutuhan pembangunan ke aplikasi revitalisasi sekolah. Meski pernah mengikuti sosialisasi secara daring (Zoom), belum ada tim yang turun langsung ke lapangan untuk melakukan survei.
Mendengar langsung keluhan tersebut, Doni Maradona Hutabarat menyatakan keprihatinannya. Ia menilai anggaran pemerintah seharusnya difokuskan pada perbaikan sarana fisik dasar sekolah yang menyangkut kesehatan dan kenyamanan belajar anak-anak.
”Mendengar dan melihat langsung kondisi di bawah menjadi tugas kami. Apa yang dialami SDN 04 Gunung Putri akan kita perjuangkan ke dinas terkait agar masuk dalam prioritas revitalisasi dan pembangunan fasilitas ke depan,” ujar Doni.





