Berita  

Soal Kebijakan Penanganan Tambang, Dewan Doni Hutabarat Berikan catatan untuk kinerja KDM

HALUAN BANDUNG – Anggota Jawa Barat Doni Maradona Hutabarat juga memiliki catatan bagi kinerja Gubernur soal kebijakannya dalam penanganan persoalan di Jawa Barat.

Pertama, Doni berharap agar Gubernur punya jangka panjang yang jelas dan bukan hanya kebijakan yang sifatnya populer.

Catatan ini lahir dari kritik Doni Hutabarat terhadap Surat Edaran (SE) Nomor : 26/PM.05.02/PEREK tentang Penghentian Sementara Penerbitan Perizinan Berusaha dan Non Berusaha Dalam Rangka Pemanfaatan Pada Kawasan Hutan dan Kawasan Perkebunan Dengan Pengecualian Untuk Kegiatan Perlindungan Lingkungan.

Pasalnya, surat edaran ini bukan produk hukum, surat edaran tidak masuk kedalam hirarki perundang-undangan, dan surat edaran ini sifatnya hanya mengingatkan kepada instansi yang ditujukan.

Baca Juga  Gabungan Partai Pemenang Pemilu Bisa Antar Calon Bupati Jadi Pemenang Pilkada di Cianjur

“Kedua, harus terus memperkuat soal pengawasannya terhadap operasional seluruh perusahaan di Jawa Barat,” kata Doni, Minggu (24/08/2025).

Hal ini diungkapnya seusai Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Barat rapat bersama Pansus Minerba dan melaporkan telah menutup 118 lokasi ilegal sepanjang semester pertama tahun 2025.

Lemahnya pengawasan Jabar terhadap pertambangan, diduga karena masih ada masalah komunikasi lintas sektoral karena beberapa kewenangan penambangan ada di Pemerintah Pusat melalui Kementrian ESDM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *