Berita  

Kesiapan Pelayanan Publik dan Ketersediaan Pangan dibulan Ramadhan Wilayah Jonggol Menjadi Sorotan Dewan Jabar Dedi Aroza

HALUAN BOGOR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah () Provinsi Jawa Barat, Dedi Aroza, menggelar agenda Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di wilayah Kecamatan , Kabupaten Bogor, pada Jum’at (20/02/2026).

​Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan instansi siap memberikan prima kepada masyarakat, khususnya dibulan suci Ramadhan 1447 Hijriah yang telah memasuki hari kedua.

Selain pengawasan, Dedi Aroza juga menyerap aspirasi masyarakat utamanya soal harga bahan-bahan pokok dibulan puasa.

Dalam sambutannya, Dedi Aroza menekankan pentingnya antara pemerintah kecamatan dan desa untuk memantau stabilitas harga bahan pokok serta kelancaran administrasi publik selama masa puasa.

​”Pengawasan ini bukan sekadar rutinitas, tapi upaya kita memastikan bahwa negara hadir di tengah masyarakat. Kita ingin memastikan distribusi pangan aman dan di kantor-kantor pemerintahan tetap berjalan optimal meski dalam suasana berpuasa,” ujar legislator dari fraksi PKS tersebut.

Baca Juga  Indonesia-Prancis Tanda Tangani Kerja Sama Penguatan Ekonomi Kreatif

Sebelumnya, Dedi Aroza juga telah menerima informasi soal kesiapan komoditas pangan di Jawa Barat cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat Ramadan dan Idulfitri 2026.

“Beberapa komoditas seperti beras, jagung, daging sapi/ kerbau, daging ayam, dan cabai rawit diprediksi surplus dalam tiga bulan kedepan mulai Februari hingga April 2026. Informasi ini berasal dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat.

Mantan ini menyebutkan, ketersediaan beras di dalam tiga bulan kedepan sebanyak 3,1 juta ton. Sementara, kebutuhan beras masyarakat sebanyak 1,5 juta ton sehingga diprediksi terjadi surplus beras.

Ketersediaan jagung juga surplus. Kebutuhan terhadap jagung dalam tiga bulan kedepan sebanyak 325.471 ton, sedangkan ketersediannya 493.153 ton.

Baca Juga  MITIGASI TIRTA KAHURIPAN JELANG MUSIM HUJAN

Kebutuhan daging sapi/ kerbau yang biasanya meningkat pada Idulfitri pun dipastikan dapat terpenuhi. Ketersediaan daging sapi/ kerbau sebanyak 60.448 ton dalam tiga bulan kedepan, sedangkan kebutuhannya 39.815 ton.

Selain daging sapi/ kerbau, kata Dedi, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan daging ayam. “Daging ayam surplus. Ketersediannya mencapai 392.609 ton. Adapun, kebutuhannya 211.051 ton,” tandas Dedi Aroza.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *