Berita  

PLN UID Jakarta Raya dan Kementerian ESDM Inspeksi Bersama SPKLU di Rest Area Jalur Mudik

HALUAN JAKARTA – General Manager Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya tinjau langsung kesiapan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di mudik, di antaranya di Rest Area Kilometer (KM) 6 Tol Jakarta-Cikampek dan Rest Area KM 7 Tol Ulujami-Serpong.

Tujuan inspeksi adalah untuk memastikan SPKLU dalam kondisi siap melayani pemudik yang menggunakan kendaraan listrik. Selain itu, inspeksi dilakukan untuk memastikan kesiapan petugas dan posko mudik di setiap SPKLU selama periode mudik Lebaran.

General Manager UID Jakarta Raya, Lasiran mengatakan telah menyiapkan posko siaga yang nyaman untuk melayani para pengguna SPKLU, mulai dari posko mudik yang teduh, stop kontak, minuman gratis yang selalu tersedia, hingga kursi pijat yang siap digunakan setiap saat.

Baca Juga  Ada Tempat Jual Miras Dan Karoke Diduga Ilegal PT JBL, Kawasan Metland Cileungsi

“Lokasi posko mudik ini bersebelahan persis dengan SPKLU. Sehingga ketika sedang ngecas mobil listrik, pemudik bisa sambil istirahat di posko mudik tersebut. Mau minum teh, kopi, ngecas handphone, sampai kursi pijat ada,” ujar Lasiran.

Inspeksi General Manager UID Jakarta Raya di SPKLU Rest Area KM 7 Tol Ulujami-Serpong ini juga bertepatan dengan inspeksi dari Inspektorat Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang sedang memastikan kesiapan SPKLU di mudik.

Hasil inspeksi di 2 rest area mudik tersebut yaitu SPKLU dan petugas dalam kondisi siap melayani pemudik Lebaran .

General Manager UID Jakarta Raya, Lasiran menambahkan khusus mudik Lebaran tahun ini, telah menambah 2 SPKLU Rest Area Tol Ulujami-Serpong KM 7 dan meningkatkan kapasitas charger SPKLU di Tol Jakarta-Cikampek KM 6 dari sebelumnya kapasitas pengisian daya 25 kilowatt (kw) menjadi Ultra Fast Charging (UFC) dengan kapasitas pengisian daya 200 kilowatt (kw).

Baca Juga  Bersama Masyarakat, KLHK Tanam 1.000 Pohon di Kalbar

“Tidak hanya SPKLU yang berada di rest area saja, kami juga terus memantau kesiapan seluruh SPKLU yang ada di seluruh wilayah Jakarta. Ada sekitar 52 titik SPKLU dengan 84 charger yang masuk dalam pantauan kami,” tambah Lasiran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *